Kamis, 08 Maret 2018

Sistem Pernapasan Pada Manusia


Sistem Pernapasan Pada Manusia

A.    Pengertian Bernapas dan Respirasi
Bernapas adalah proses menghirup (inhalasi) dan mengembuskan (ekhalasi) udara yang melibatkan pertukaran udara antara atmosfer dengan alveolus paru-paru. Resprasi adalah proses mengikatkan O2 dari udara untuk oksidasi biologi dan pengeluaran CO2 dan H2O sebagai zat sisa. Proses respirasi di dalam alveolus terjadi secara difusi (mengalir dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah). Proses respirasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut :  
a.       Inspirasi (menghirup udara), dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
                                           i.      Inpirasi pernapasan dada, prosesnya bermula dari berkontraksinya otot antartulang rusuk (interkostalis) yang menyebabkan ruang dada membesar. Membesarnya ruang dada menyebabkan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi kecil dan udara dapat masuk.
                                         ii.      Inspirasi pernapasan perut, prosesnya bermula dari berkontraksinya otot diafragma (diafragma mendatar) yang menyebabkan ruang dada membesar. Membesarnya ruang dada menyebabkan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi kecil dan udara dapat masuk.
b.      Ekspirasi (menghembuskan udara), dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
                                           i.      Ekspirasi pernapasan dada, prosesnya bermula dari berelaksasinya otot antartulang rusuk (interkostalis) yang menyebabkan ruang dada mengecil. Mengecilnya ruang dada menyebabkan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi besar dan udara dapat keluar.
                                     ii.      Ekspirasi pernapasan perut, prosesnya bermula dari berelaksasinya otot diafragma (diafragma melengkung) yang menyebabkan ruang dada mengecil. Mengecilnya ruang dada menyebabkan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi besar dan udara dapat keluar.
B.     Susunan Sistem Pernapasan Pada Manusia
a.       Hidung
Hidung adalah bagian pernapasan terluar yang berfungsi untuk mengambil udara dari ruang bebas. Udara yang digirup merupakan campuran dari banyak zat, namun yang diikat dalam alveolus hanya oksigen saja. Kembali ke masalah hidung, hidung memiliki bagian-bagian sebagai berikut :
                                                  i.      Rambut hidung, berfungsi sebagai penyaring debu dan kotoran yang ikut masuk bersamaan oleh udara.
                                       ii.      Lendir hidung, berfungsi sebagai alat untuk memerangkap dan memusnahkan kotoran dan bakteri/virus.
                                              iii.      Konka, berfungsi untuk melembabkan udara yang masuk agar seimbang dengan suhu tubuh.
b.      Faring
Faring adalah saluran berbentuk kerucut yang terdpat di bagian belakang rongga hidung dan rongga mulut yang dilengkapi dengan membran mukosa. Faring berfungsi untuk mengatur tekanan dan kelembapan udara, jalan masuk udara dan makanan, serta tempat tonsil sebagai sistem pertahanan tubuh.
c.       Laring 
Laring adalah organ yang menghubungkan faring dengan trakea. Di dalam laring terdapat kotak suara dan epiglottis. Kotak suara akan bergetar setiap kali kita menghasilkan suara, sedangkan saluran epiglottis merupakan bagian yang menyerupai katup untuk mengatur jalannya udara dan makanan.
Jika ada makanan yang masuk, epiglottis menuju arah paru-paru ditutup sehingga makanan tidak masuk ke dalam paru-paru. Oleh karena itu kita tidak boleh makan sambil berbicara, karena pada saat kita makan epiglottis yang menuju kearah lambung akan terbuka, namun pada saat yang bersamaan epiglottis menuju paru-paru juga terbuka sehingga makanan masuk ke dalam trakea menjadi tersedak.
d.      Trakea
Trakea adalah bagin pernapasan yang tersusun dari tulang rawan yang membentuk cincin atau annulus. Di belakang trakea, tualang rawan tidak tersambung, sehingga trakea tetap membuka. Hal ini bertujuan sebagai jalan massuknya udara menuju ke paru-paru.
e.       Bronkus
Bronkus merupakan percabangan dari trakea. Bronkus merupakan jalan masuknya udara menuju ke paru-paru kiri dan paru-paru kanan. Bronkus kiri bercabang menjadi dua bronkiolus, sedangkan bronkus kanan akan bercabang menjadi tiga.
Bronkus yang mengarah pada paru-paru kanan letaknya lebih miring dan lebih pendek dari bronku yang mengara pada paru-paru kiri. Hal inilah yang menyebabkan paru-paru kanan lebih mudah terserang penyakit.
f.       Bronkiolus
Bronkiolus merupakan percabangan dari bronkus. Pada paru-paru kanan terdapat tiga bronkiolus, sedangkan di paru-paru bagian kiri terdapat dua bronkiolus. Bronkiolus berfungsi untuk penghubung antara bronkus dengan alveolus.
g.      Alveolus
Alveolus berfungsi sebagai tempat pertukaran gas oksigen dengan gas karbondioksida. Di dalam alveolus terdapat protein yang disebut hemoglobin yang berfungsi untuk mengikat kandungan oksigen. Dinding alveolus terdiri atas jaringan epitel pipih yang memungkinkan adanya pertambahan luas saat kita menghirup oksigen.
Alveolus berhubungan langsung dengan kapiler darah. Alveolus dibungkus oleh pleura visceralis. Sedangkan pleura yang berfungsi untuk membungkus seluruh paru-paru adalah pleura parietalis.

MOHON MAAF APABILA ADA TULISAN YANG KURANG RAPI. SEMOGA BLOG INI DAPAT DIJADIKAN BAHAN REFERENSI  YANG BAIK YA. AKHIR KATA SAYA UCAPKAN 
"TERIMAKASIH"

Sekedar promosi, kunjungi blog saya yang lain. Buat bahan belajar. :) :)